
Bank Jakarta secara resmi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda transformasi bisnis secara menyeluruh guna merespons perubahan cepat di industri perbankan nasional.
JAKARTA - Bank Jakarta secara resmi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda transformasi bisnis secara menyeluruh guna merespons perubahan cepat di industri perbankan nasional. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, mengungkapkan bahwa langkah ini tidak terelakkan mengingat dinamika teknologi yang masif, pergeseran perilaku nasabah ke arah digital, serta kompetisi yang semakin terbuka dan agresif. Dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (14/4/2026), Agus menekankan, "Ekspektasi terhadap Bank Jakarta semakin tinggi, sehingga dalam kondisi seperti ini tidak ada pilihan lain selain berubah secara berkelanjutan."
Strategi transformasi yang dijalankan perusahaan kini difokuskan pada penguatan inovasi dan kemampuan adaptasi untuk menjaga daya saing. Bank Jakarta menyadari bahwa nasabah saat ini menuntut layanan yang lebih fleksibel, efisien, dan berbasis teknologi. Sebagai bagian dari respons terhadap kebutuhan tersebut, bank yang sebelumnya dikenal dengan nama Bank DKI ini terus mengembangkan inisiatif strategis yang tidak hanya menyentuh aspek bisnis, tetapi juga mencakup penguatan tata kelola internal dan manajemen risiko secara konsisten.
Kepercayaan dari para pemangku kepentingan dan nasabah diakui sebagai motor penggerak utama dalam menjaga keberlanjutan proses perubahan ini. Selain fokus pada layanan digital, Bank Jakarta juga aktif memperluas inklusi keuangan melalui berbagai kanal, mulai dari penyediaan posko layanan di jalur mudik hingga keterlibatan sebagai sponsor klub olahraga besar seperti Persija dan Pelita Jaya. Bagi manajemen, tujuan akhir dari transformasi ini adalah memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan Kota Jakarta. “Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami untuk dapat terus memberikan layanan terbaik, dan berkontribusi terhadap pembangunan Kota Jakarta,” pungkas Agus.
Info Detak.co | Minggu, 19 April 2026 
