Isu RUPSLB dan Pergantian Dirut PLN Mencuat, CEO Danantara dan Menko Airlangga Buka Suara
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani.

JAKARTA - Kabar mengenai rencana PT PLN (Persero) yang akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat ramai beredar di publik. Agenda pertemuan berskala besar tersebut disinyalir kuat akan membahas perombakan jajaran direksi, termasuk posisi Direktur Utama (Dirut) di tubuh perusahaan listrik pelat merah tersebut.

Isu santer ini langsung dikonfirmasikan kepada CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat keduanya berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Respons CEO Danantara: Konfirmasi Rencana Tanpa Rincian Waktu

Rosan Roeslani tidak menampik adanya cetak biru atau rencana korporasi untuk menggelar RUPSLB PLN. Kendati demikian, ia memilih untuk bersikap hemat bicara dan tidak bersedia membeberkan secara definitif mengenai kepastian tanggal pelaksanaan agenda tersebut, maupun isu pencopotan Dirut PLN.

"Hmm rencananya ya. Saya baru aja keluar nih, nanti kita cek ya. Aduh, nanti lihat aja," ujar Rosan saat dihujani pertanyaan oleh awak media mengenai potensi pelaksanaan RUPSLB dan pergantian pimpinan utama.

Rosan menambahkan bahwa jika nantinya keputusan resmi mengenai pergantian nakhoda di manajemen PLN telah final diketok, informasi tersebut dipastikan akan langsung dirilis secara transparan kepada masyarakat.

Menko Airlangga: Rapat Pagi Tanpa Bahas Struktur Direksi

Di sisi lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga memberikan tanggapan senada yang cenderung diplomatis. Airlangga membenarkan bahwa dirinya baru saja merampungkan pertemuan kedinasan bersama pihak manajemen PLN pada Kamis pagi.

Namun, ketua komite kedeputian ekonomi ini menegaskan bahwa agenda tatap muka tersebut murni membahas urusan teknis sektoral dan sama sekali tidak menyentuh wilayah sensitif terkait suksesi kepemimpinan atau pergantian Direktur Utama PLN.

"Tadi saya rapat sama PLN tadi pagi. Ohh kita tidak membahas itu," tegas Airlangga memungkasi penjelasan.