Jadi Pemain Utama, CBDK Terus Kembangkan Infrastruktur Baru di PIK 2
PIK 2 terus bertumbuh menjadi kawasan destinasi baru | Foto: Istimewa

JAKARTA - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Per Januari 2026, saham perusahaan diperdagangkan di level Rp7.975 dengan nilai kapitalisasi pasar sekitar Rp44 triliun.

Peran CBDK tidak lepas dari posisinya sebagai anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. Perusahaan ini mengelola cadangan lahan yang sangat luas, mencapai ratusan hektare, yang menjadi fondasi utama pengembangan kawasan hunian, bisnis, dan komersial di PIK 2.

Kinerja keuangan CBDK juga menunjukkan tren positif. Pada kuartal III 2025, laba bersih perusahaan tercatat Rp1,31 triliun, melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan daya tahan bisnis perusahaan di tengah kondisi ekonomi yang sempat berfluktuasi.

Akses Tol Perkuat Daya Saing Kawasan

Nilai PIK 2 semakin terdongkrak dengan hadirnya Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg yang mulai dibuka secara fungsional sejak Oktober 2025. Tol ini menghubungkan kawasan PIK 2 dengan Bandara Soekarno-Hatta secara lebih cepat dan efisien.

Kemudahan akses tersebut meningkatkan daya tarik PIK 2, baik bagi investor maupun calon pembeli properti. Infrastruktur ini diperkirakan akan mempercepat aktivitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan kawasan dalam beberapa tahun ke depan.

Kawasan Event Jadi Penggerak Aktivitas

Selain pengembangan properti, CBDK juga menyiapkan PIK 2 sebagai pusat kegiatan berskala besar. Kehadiran Nusantara International Convention Exhibition (NICE) menjadi salah satu penopang utama, dengan berbagai konser dan acara olahraga mulai digelar sejak 2025.

Aktivitas rutin di kawasan ini diharapkan mampu menciptakan pergerakan ekonomi yang berkelanjutan dan memperkuat posisi PIK 2 sebagai kawasan terpadu.

Keuangan Terkelola dengan Baik

Dari sisi neraca, CBDK berada dalam kondisi yang relatif aman. Perusahaan memiliki cadangan kas yang besar dan tingkat utang yang sangat rendah, sehingga ruang gerak untuk ekspansi masih terbuka lebar.

Dengan kondisi tersebut, risiko keuangan perusahaan dinilai lebih terkendali dibandingkan banyak emiten properti lainnya.

Peluang Masih Terbuka

Jika dibandingkan dengan aset yang dimiliki, harga saham CBDK saat ini dinilai masih memiliki ruang untuk tumbuh. Seiring rampungnya infrastruktur dan meningkatnya aktivitas kawasan, nilai perusahaan berpeluang terus meningkat ke depan.