Menteri UMKM Sebut Impor Ilegal Jadi Penghambat UMKM Naik Kelas
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman.

JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman menilai hambatan utama UMKM untuk naik kelas bukan terletak pada akses pembiayaan, melainkan maraknya produk impor ilegal yang membanjiri pasar domestik.

Menurutnya, salah satu jalur masuk barang ilegal berasal dari perusahaan kargo yang diduga bekerja sama dengan oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ia menyebut praktik tersebut menjadi sumber persoalan karena melibatkan transaksi antara pihak kargo dan oknum petugas.

Maman juga menyinggung adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengungkap dugaan transaksi harian dalam praktik tersebut. Ia meyakini kasus itu bukan hanya melibatkan satu perusahaan, melainkan berpotensi lebih luas dan terjadi di sejumlah pelabuhan, seperti Tanjung Priok, Semarang, hingga Surabaya.

Ia menyoroti ironi banyaknya produk sederhana yang seharusnya dapat diproduksi industri dalam negeri, namun justru dipenuhi barang impor. Maman menegaskan akan terus menyuarakan persoalan ini selama praktik impor ilegal masih terjadi, karena dinilai merugikan pelaku UMKM dalam negeri.