Hattrick Bukayo Saka Warnai Drama 10 Gol, Inggris Segel Peringkat 3 Piala Dunia 2026
Timnas Inggris sukses mengamankan posisi ketiga dalam turnamen Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan rival regional mereka, Prancis.

JAKARTA - Timnas Inggris sukses mengamankan posisi ketiga dalam turnamen Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan rival regional mereka, Prancis. Laga sengit yang memperebutkan medali perunggu tersebut menyajikan drama hujan gol yang luar biasa, di mana skuad The Three Lions menyudahi pertandingan dengan kemenangan mencolok 6-4.

Pertandingan sarat gengsi ini digelar pada Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Thomas Tuchel tersebut sempat menunjukkan dominasi mutlak di paruh pertama sebelum mendapatkan perlawanan sengit dari Les Bleus di babak kedua.

Dominasi Babak Pertama dan Kebangkitan Prancis

Inggris langsung tampil menggebrak sejak awal laga dan berhasil menutup paruh pertama dengan keunggulan telak 4-0. Pesta gol Inggris dibuka oleh aksi Declan Rice, disusul oleh sumbangan gol dari Ezri Konsa, serta dua gol kilat (brace) dari penyerang sayap andalan mereka, Bukayo Saka.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah drastis setelah Prancis secara agresif memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 lewat dua gol Kylian Mbappe dan satu gol dari Bradley Barcola. Inggris sempat menjauh berkat eksekusi penalti Bukayo Saka, yang sekaligus melengkapi torehan tiga golnya di laga ini.

Meski Ousmane Dembele sempat menipiskan jarak menjadi 5-4, Jude Bellingham akhirnya mengunci kemenangan dramatis Inggris menjadi 6-4 menjelang peluit panjang berbunyi.

Rapor Emas dan Rekor Sejarah Bukayo Saka

Bukayo Saka menjadi bintang lapangan yang paling bersinar dalam laga ini dengan bermain penuh sepanjang 90 menit. Penggawa Arsenal berusia 24 tahun tersebut tampil sangat efektif di lini depan dengan mencatatkan statistik berikut:

  • Melepaskan total 5 tembakan (shots).

  • Membukukan 4 tembakan tepat sasaran (on target).

  • Mengonversi 3 di antaranya menjadi gol (hat-trick).

Berkat performa impresif tersebut, FIFA menobatkan Saka sebagai Man of the Match (MoTM). Torehan tiga gol ini juga mengantarkan Saka masuk ke dalam buku sejarah sebagai pemain Inggris keempat yang mampu mencetak hat-trick di panggung Piala Dunia, mengikuti jejak para legenda seperti Geoff Hurst (1966), Gary Lineker (1986), dan Harry Kane (2018).

Pencapaian Terbaik Inggris dalam Enam Dekade

Kemenangan ini sekaligus menandai raihan prestasi terbaik bagi Timnas Inggris di turnamen Piala Dunia sejak mereka terakhir kali keluar sebagai juara dunia pada edisi 1966 silam.

"Ini laga yang benar-benar gila. Kami masih kecewa karena gagal ke final, tapi ini tentang mengakhiri dengan kuat dan memberikan finis terbaik bagi negara kami di Piala Dunia dalam 60 tahun. Kami senang dengan hasil akhirnya," ungkap Bukayo Saka pascalaga kepada BBC.