
Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran terus meningkat setelah serangkaian serangan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah.
JAKARTA - Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran terus meningkat setelah serangkaian serangan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah. Korps Garda Revolusi Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sebuah kapal tanker yang disebut sebagai aset milik Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia.
Melalui pernyataan yang dimuat di situs resmi mereka, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyebut kapal tanker bernama “Louise P” yang berbendera Kepulauan Marshall diserang menggunakan drone di tengah perairan Teluk Persia. IRGC menyatakan kapal tersebut merupakan salah satu aset yang terkait dengan Amerika Serikat.
Di sisi lain, militer Israel juga melaporkan telah melakukan serangan udara besar-besaran di ibu kota Iran, Teheran. Dalam operasi tersebut, Israel Defense Forces mengklaim berhasil menghancurkan 16 pesawat milik Pasukan Quds, unit operasi luar negeri dari IRGC.
Serangan tersebut disebut menyasar beberapa lokasi strategis, termasuk Bandara Mehrabad yang menurut militer Israel digunakan sebagai pusat distribusi senjata dan pendanaan bagi kelompok bersenjata di kawasan Timur Tengah, seperti Hezbollah di Lebanon. Namun, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran.
Info Detak.co | Minggu, 08 Maret 2026 
