.jpeg)
Bendera Iran
JAKARTA - Iran bersiap mengumumkan pemimpin tertinggi yang baru setelah wafatnya Ali Khamenei akibat serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel. Serangan tersebut juga dilaporkan menghancurkan depot minyak dan memicu kebakaran besar yang menyebabkan sebagian wilayah Teheran dipenuhi asap tebal.
Badan ulama yang bertugas memilih pemimpin tertinggi, yakni Majelis Pakar Iran, disebut telah mencapai keputusan terkait sosok pengganti Khamenei. Namun hingga kini nama pemimpin baru tersebut belum diumumkan secara resmi kepada publik.
Anggota Majelis Pakar, Ahmad Alamolhoda, menyatakan bahwa proses pemungutan suara telah dilakukan dan pemimpin baru telah dipilih. Ia menambahkan bahwa sekretariat majelis akan segera mengumumkan identitas pemimpin tersebut.
Beberapa anggota majelis lainnya juga mengonfirmasi bahwa keputusan telah diambil. Salah satu anggota bahkan memberi isyarat bahwa putra mendiang Khamenei berpotensi menjadi penerus posisi tersebut.
Di sisi lain, Israel mengeluarkan peringatan keras bahwa militernya tidak akan ragu menargetkan pemimpin baru Iran maupun anggota Majelis Pakar yang berkumpul untuk mengesahkan kepemimpinan tersebut. Sementara itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan mereka masih memiliki persediaan yang cukup untuk melanjutkan operasi drone dan rudal selama beberapa bulan ke depan.
Info Detak.co | Selasa, 10 Maret 2026 
