Sempat Dihujani Kritik, Ferran Torres Bungkam Keraguan Lewat Gol Penentu Juara Dunia Spanyol
Penyerang Timnas Spanyol, Ferran Torres, berhasil membalikkan semua kritik dan keraguan publik terhadap performanya di sepanjang turnamen.

JAKARTA - Penyerang Timnas Spanyol, Ferran Torres, berhasil membalikkan semua kritik dan keraguan publik terhadap performanya di sepanjang turnamen. Pemain Barcelona tersebut menyudahi perjalanannya di kompetisi dengan mencetak gol tunggal yang membawa tim matador keluar sebagai jawara Piala Dunia 2026.

Spanyol resmi menasbihkan diri sebagai juara dunia baru setelah menumbangkan Argentina dalam laga final yang dramatis. Bertanding di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, skuad La Furia Roja menyudahi perlawanan ketat Albiceleste dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu (extra time).

Masuk dari Bangku Cadangan untuk Menulis Takdir

Ferran Torres baru menginjakkan kaki di rumput lapangan pada menit ke-62 untuk menggantikan rekan setimnya. Puncaknya terjadi pada menit ke-106 di masa perpanjangan waktu, ketika ia berhasil menyambar umpan matang dari Nico Williams dan mengonversinya menjadi gol ke gawang Argentina.

Gol penentu tersebut terasa sangat emosional bagi Ferran. Pasalnya, itu merupakan satu-satunya gol yang berhasil ia sarangkan dari total delapan penampilannya sepanjang turnamen Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Ferran menjadi sasaran kritik tajam media dan suporter setelah dinilai tampil buruk saat Spanyol ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup.

Akibat performa minimnya di awal laga, pelatih mencoretnya dari jajaran starter. Ia terlempar ke bangku cadangan pada pertandingan kedua melawan Arab Saudi, di mana golnya sempat dianulir wasit akibat offside. Kendati demikian, Ferran tetap berkontribusi positif saat menjadi pemain pengganti, termasuk saat membantu proses gol Mikel Merino yang menyingkirkan Portugal di babak 16 besar.

Ungkapan Emosional Sang Pahlawan Kemenangan

Berbicara kepada media setelah laga usai, Ferran Torres mengungkapkan rasa syukur sekaligus kelegaannya yang luar biasa atas hasil akhir yang ia capai bersama Timnas Spanyol.

"Saya dikritik di sepanjang turnamen tapi, seperti yang saya bilang sebelumnya, takdir sudah digariskan. Bersyukur kepada Tuhan, Dia selalu memberi saya kekuatan untuk jalan terus, dan pada akhirnya memberikan sesuatu kepada yang paling berhak mendapatkannya," ujar Ferran emosional seperti dilansir dari ESPN.

Ia juga mempersembahkan gol bersejarah tersebut untuk seluruh masyarakat Spanyol yang terus memberikan dukungan dari jarak jauh. Menurutnya, trofi Piala Dunia ini bukan hanya milik para pemain dan staf yang berjuang di Amerika Serikat, melainkan milik 47 juta penduduk Spanyol.