Bank DKI Jadi Lembaga Terpopuler pada Indonesia Public Relations Awards 2025
Foto: istimewa

BANDUNG - Bank DKI kembali meraih penghargaan atas konsistensinya dalam membangun komunikasi yang positif dan transparan kepada masyarakat.

Kali ini Bank DKI dianugerahi penghargaan dari media PR Indonesia sebagai 24 Lembaga/Korporasi Terpopuler di Media Online dan Media Sosial, yang diterima langsung oleh Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, pada ajang The 10th Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2025, di Bandung pada Rabu (26/02).

Penghargaan yang diterima juga merupakan penghargaan kedua yang diterima Bank DKI pada ajang yang sama selama 2 (dua) tahun berturut-turut sejak 2024.

Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo melalui keterangan resmi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Bank DKI dalam membangun komunikasi yang terbuka kepada segenap pemangku kepentingan.

“Bank DKI terus berkomitmen dalam membangun komunikasi dan keterbukaan informasi secara konsisten dengan menyampaikan informasi, baik melalui media cetak maupun online secara transparan, akurat, dan jelas, sebagai bentuk tanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan, pemegang saham, maupun masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Public Relation Indonesia Award (PRIA) 2025 yang mengusung tema Inspirasi PR untuk Indonesia Masa Depan, merupakan ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja hubungan masyarakat/public relations yang unggul dari berbagai instansi pemerintah dan swasta.

Dalam melakukan penilaian sebagai Lembaga/Korporasi terpopuler, tim PR Indonesia dan lembaga independen (NoLimit Indonesia) melakukan analisis media monitoring secara kuantitatif dan kualitatif berdasarkan jumlah sentimen pemberitaan (exposure) melalui media cetak & online mainstream di Indonesia, sepanjang 1 Januari – 31 Desember 2024.

Pada tahun 2025, total entri mencapai 581 dari 209 institusi dan korporasi dari seluruh Indonesia, untuk menjadi yang terbaik dalam 10 (sepuluh) kategori yang dikompetisikan, yaitu Owned Media, Kanal Digital, Manajemen Krisis, Laporan Tahunan, Program Komunikasi Social Responsibility, Program PT, Departemen PR, Lifetime Achievement, dan Korporasi/Lembaga Terpopuler di Media Online dan Media Sosial.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan bahwa dalam menghadapi era digitalisasi, perbankan dituntut untuk adaptif dalam memanfaatkan saluran penyampaian informasi kepada khalayak.

“Melalui pengelolaan saluran komunikasi yang adaptif, dan mudah dijangkau oleh masyarakat, Bank DKI berupaya menyampaikan keterbukaan informasi secara tepat dan terukur mengingat Bank DKI sebagai lembaga jasa keuangan, turut diawasi oleh regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan, maupun Bank Indonesia,” tutur Arie.

Sebelumnya terkait dengan keterbukaan informasi, Bank DKI telah meraih apresiasi dari Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta sebagai Badan Publik Menuju Informatif Tahun 2024, berdasarkan hasil elektronik monitoring dan evaluasi (e-monev) dan penilaian dari Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta tahun 2024, yang menunjukkan perbaikan atas komitmen penerapan keterbukaan informasi publik dari tahun-tahun sebelumnya.

Asmono Wikan, founder dan CEO PR INDONESIA dalam sambutannya membuka konfersensi menekankan peran komunikasi, khususnya public relations semakin menjadi semakin strategis ditengah ketidakpastian global yang terus berkembang.

“PR bukan lagi bertugas menambal sulam kepentingan organisasi saja, tetapi juga membangun kepercayaan, menjaga stablitas reputasi, dan menjadi jembatan antara kebijakan, teknologi, serta kepentingan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk menghadapi tantangan yang terus berkembang, PR harus menjadi motor penggerak yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kolaborasi lintas sektor.