Dua JPO di Rasuna Said Bakal Terhubung
Foto: ist

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menghubungkan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan agar kedua fasilitas tersebut dapat terkoneksi dan memberikan manfaat lebih maksimal bagi masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan keputusan untuk menyambungkan kedua JPO tersebut diambil setelah mengetahui adanya fasilitas penyeberangan yang letaknya berdekatan, namun belum terhubung satu sama lain.

“Untuk JPO, kebetulan saya sudah mengikuti beritanya dan saya juga baru tahu kalau tidak terhubung. Maka kami segera memutuskan untuk dihubungkan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/8).

Menurut Pramono, penggabungan kedua JPO itu bertujuan meningkatkan fungsi fasilitas publik tersebut agar lebih mudah digunakan oleh warga, terutama pejalan kaki yang beraktivitas di kawasan Rasuna Said.

“Jadi yang di JPO Rasuna Said segera akan dihubungkan supaya fasilitas itu terkoneksi dengan baik,” katanya.

Dua JPO tersebut sebelumnya dibangun untuk kebutuhan berbeda. JPO pertama merupakan fasilitas milik Pemprov DKI Jakarta yang telah lebih dahulu tersedia sebagai sarana penyeberangan masyarakat.

Sementara JPO lainnya merupakan JPO integrasi yang dibangun oleh pihak LRT Jabodebek sebagai bagian dari fasilitas penghubung transportasi publik, khususnya antara Stasiun LRT Jabodebek dan Halte Transjakarta.

Dengan rencana penyambungan tersebut, Pemprov DKI berharap akses perpindahan masyarakat di kawasan Rasuna Said menjadi lebih nyaman, aman, dan terintegrasi dengan moda transportasi umum.