
Foto: ist
JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), tengah membangun perluasan area pertemuan atau extended concourse di Stasiun MRT Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Pembangunan yang dimulai sejak Februari 2026 tersebut telah mencapai progres 21,46 persen hingga Juli 2026. Pengembang menargetkan progres pembangunan mencapai 24 persen pada Agustus ini.
Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, Ferdiansyah Roestam, mengatakan pihaknya akan terus mengejar target pembangunan agar proyek dapat selesai sesuai jadwal.
"Saat ini progres pembangunan per Juli lalu sudah 21,46 persen. Di Agustus ini kita akan mengejar progres ke angka 24 persen," ujar Ferdi saat meninjau proyek extended concourse Bundaran HI, Rabu (19/8).
Extended concourse merupakan area multifungsi dengan luas mencapai 4.439 meter persegi. Area ini nantinya terhubung langsung dengan Halte Transjakarta Bundaran HI, termasuk area platform dan anjungan.
Berbeda dengan area berbayar MRT, extended concourse dirancang sebagai area non-tapping. Artinya, masyarakat dapat mengakses dan menikmati fasilitas di dalamnya tanpa harus membayar tiket MRT terlebih dahulu.
Pembangunan proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp200 miliar yang bersumber dari dana kontribusi Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp150 miliar dialokasikan untuk kebutuhan konstruksi, sedangkan sisanya digunakan untuk jasa konsultan perencana dan pengawas.
Untuk memperkuat konektivitas, proyek ini dilengkapi dua akses masuk atau entrance serta dua lift. Kehadiran berbagai akses tersebut diproyeksikan mampu mengakomodasi tambahan sekitar 6.000 orang per hari di Stasiun Bundaran HI.
Ferdi menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang tersebut diperkirakan terjadi setelah extended concourse dan proyek MRT Fase 2 selesai. Perluasan jaringan MRT akan melanjutkan rute dari Bundaran HI menuju Stasiun Monas hingga dipersiapkan berlanjut ke Stasiun Jakarta Kota.
"Peningkatan kurang lebih akan ada kenaikan 6.000 ridership di Stasiun Bundaran HI, menyambut extension route Bundaran HI yang akan diteruskan ke Stasiun Monas dan juga dipersiapkan sampai ke Stasiun Jakarta Kota," kata Ferdi.
Saat ini, pekerjaan konstruksi difokuskan pada pemasangan dan penebalan tembok, waterproofing, serta pekerjaan Mechanical, Electrical & Plumbing (MEP). Pekerjaan tersebut dilakukan bersamaan dengan pemasangan sheet pile untuk membuka area akses masuk dan lift yang berada di jalur pedestrian Jalan MH Thamrin sisi barat dan timur.
Dua akses masuk yang dilengkapi tangga manual dan eskalator akan dibangun di depan Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara. Sementara itu, dua lift yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas akan ditempatkan di jalur pedestrian sisi barat dan di dalam Halte Transjakarta.
Selain menunjang mobilitas penumpang MRT dan Transjakarta, akses baru tersebut juga dirancang untuk mendukung aktivitas komersial di kawasan Bundaran HI.
Commercial Head Department PT MRT Jakarta (Perseroda), Ricky Agung Kresna Putra, mengatakan extended concourse nantinya memiliki 24 area multifungsi yang dapat dikembangkan secara fleksibel.
Area tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan komersial dan publik, mulai dari F&B, ritel, ruang aktivasi tenant, hingga kegiatan seni dan pameran.
"Kami akan buka area-area, tentunya diprioritaskan untuk art, exhibition, seni pertunjukan, tapi tidak menutup kemungkinan nantinya ada komunitas yang akan kerja sama," ujar Ricky dalam paparannya di Wisma Nusantara, Rabu (19/8).
Dalam perencanaannya, extended concourse juga akan terhubung dengan sejumlah bangunan di sekitar Bundaran HI, seperti Hotel Pullman, Plaza Indonesia, Hotel Mandarin Oriental, Grand Indonesia, dan Hotel Kempinski.
Koneksi tersebut diharapkan menjadikan ruang bawah tanah kawasan Bundaran HI sebagai salah satu simpul konektivitas yang menghubungkan berbagai fasilitas dan destinasi di kawasan pusat Jakarta.
Selain meningkatkan konektivitas dan kualitas perjalanan penumpang, kehadiran ruang multifungsi tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi baru di kawasan Bundaran HI.
Pembangunan extended concourse ditargetkan rampung pada Mei 2027 dan mulai beroperasi pada Juni 2027. Pengoperasian fasilitas tersebut akan bertepatan dengan momentum 500 tahun Jakarta, sehingga kehadirannya diharapkan menjadi salah satu kado bagi kota dan warganya.
Info Detak.co | Jumat, 21 Agustus 2026 
