Jalan Licin Picu Kecelakaan, Pramono Minta Pedagang Kramat Jati Direlokasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung | Foto: ist

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menata dan menertibkan aktivitas pedagang yang berjualan di pinggir jalan di luar area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pramono meminta para pedagang yang berjualan di luar kawasan pasar untuk dipindahkan dan menempati area di dalam pasar. Penataan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus menciptakan lingkungan sekitar pasar yang lebih tertib dan bersih.

Hal itu disampaikan Pramono menyusul insiden kecelakaan yang terjadi akibat kondisi jalan licin di sekitar kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

“Sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota Jakarta Timur dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Menurut Pramono, koordinasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Perumda Pasar Jaya telah dilakukan untuk memastikan penataan pedagang dapat segera berjalan. Ia meminta seluruh pihak terkait terlibat karena kawasan tersebut berada di bawah pengelolaan Pasar Jaya.

“Dan dilakukan penertiban untuk itu dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Tetapi kemudian karena ini areanya Pasar Jaya, saya sudah minta kepada Dirut Pasar Jaya juga ikut terlibat dalam hal ini,” katanya.

Pramono menegaskan penataan pedagang bukan semata-mata untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan. Ia tidak ingin insiden serupa kembali terjadi hingga menimbulkan korban jiwa.

Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, akan terus mendorong koordinasi lintas instansi agar persoalan aktivitas perdagangan di luar area pasar dapat segera ditangani.

Sebelumnya, sebanyak 110 personel gabungan dikerahkan untuk menertibkan pedagang kaki lima yang beraktivitas di trotoar dan badan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan penertiban dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kebersihan kawasan di sekitar Pasar Induk Kramat Jati.