JPO Sarinah Diresmikan, Trotoar Bakal Diperlebar 2,6 Meter pada Mei
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang telah selesai direvitalisasi resmi dibuka untuk umum.

JAKARTA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang telah selesai direvitalisasi resmi dibuka untuk umum. Ke depan, trotoar di sekitar lokasi tersebut akan diperlebar guna meningkatkan kenyamanan pejalan kaki.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuda, menyampaikan bahwa pelebaran trotoar direncanakan berlangsung pada Mei mendatang, bersamaan dengan pekerjaan reinstatement pedestrian oleh MRT Jakarta. Lebar trotoar akan ditambah sekitar 2,6 meter agar akses pejalan kaki menjadi lebih lega.

Saat ini, trotoar di sekitar lift JPO yang berseberangan dengan Halte Thamrin masih terbilang sempit, sehingga sebagian pejalan kaki terpantau harus turun ke badan jalan saat melintas di bawah JPO.

Welfizon menjelaskan, anggaran revitalisasi JPO Sarinah berasal dari dana korporasi Transjakarta dan menjadi satu paket dengan revitalisasi halte. Proyek tersebut sempat tertunda akibat sejumlah agenda nasional, sementara pemasangan lift sebenarnya sudah termasuk dalam paket revitalisasi sebelumnya.