
Kebakaran yang menghanguskan permukiman padat di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, berhasil dipadamkan. Foto: Afifah Alfina.
JAKARTA – Kebakaran yang melanda permukiman padat di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, berhasil dilokalisir. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat masih melakukan proses pendinginan hingga Senin sore, 31 Agustus 2026.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.40 WIB. Enam menit kemudian, petugas mulai melakukan penanganan di lokasi.
“Update terkini untuk kebakaran di Kecamatan Gambir ini sudah bisa dilokalisir, tinggal pendinginan saja di jam 16.17 WIB. Kita terima berita 13.40 WIB, 13.46 WIB kita sudah mulai bekerja,” ujar Syarifudin di lokasi kejadian, Senin (31/8/2026).
Kebakaran tersebut berdampak cukup besar. Sedikitnya 114 rumah tinggal hangus terbakar dalam insiden tersebut. Sebanyak 310 kepala keluarga (KK) atau 880 jiwa terdampak dan harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Dalam proses penanganan, Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 27 unit mobil pemadam dengan dukungan 135 personel gabungan.
Syarifudin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
“Nanti dari pihak kepolisian, dari Puslabfor. Sementara kita dalam penanganan kebakaran aja,” katanya.
Petugas sempat menghadapi tantangan dalam upaya pemadaman. Kondisi permukiman yang padat membuat akses menuju titik kebakaran menjadi terbatas. Selain itu, kobaran api yang sudah membesar menyebabkan api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Namun karena padat hunian dan api sudah besar, perambatan cepat sekali, akhirnya kita berusaha untuk memblokir dan alhamdulillah sekarang sudah bisa dilokalisir,” tutur Syarifudin.
Setelah berhasil mengendalikan perambatan api, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Info Detak.co | Minggu, 06 September 2026 
