Pascakebakaran Gedung Bapenda DKI, Rano Karno Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Berjalan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal pascakebakaran Gedung Dinas Teknis di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Jumat (7/8) malam.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal pascakebakaran Gedung Dinas Teknis di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Jumat (7/8) malam. Sejumlah layanan, termasuk perpajakan dan pengendalian lalu lintas, tetap disiapkan agar tidak terganggu selama proses pemulihan gedung berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Rano saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (9/8). Dalam peninjauan tersebut, Rano didampingi jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di antaranya Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik), Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, serta Wakil Wali Kota Jakarta Pusat.

Rano mengatakan, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait penyebab kebakaran.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari kepolisian,” ujar Rano.

Sembari proses penanganan dan pemulihan berlangsung, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah opsi bagi sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini berkantor di Gedung Dinas Teknis.

Menurut Rano, Gubernur DKI Jakarta telah menginstruksikan penerapan skema work from anywhere (WFA) maupun pemindahan sementara pegawai ke kantor suku dinas lainnya.

“Gubernur sudah menginstruksikan penerapan work from anywhere maupun pemindahan ke kantor suku dinas lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” katanya.

Rano juga memastikan layanan perpajakan masyarakat tetap berlangsung. Hal ini didukung sistem pencadangan digital yang dimiliki Bapenda DKI Jakarta, sehingga data layanan perpajakan tetap terlindungi dan dapat diakses untuk mendukung pelayanan.

Sementara itu, ruang pengendalian lalu lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berada di lantai 16 gedung terdampak kebakaran akan direlokasi. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan pemindahan dashboard CCTV dan Command Center ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan MT Haryono.

Selama proses pemulihan sistem tersebut, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara manual. Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengerahkan petugas ke sejumlah persimpangan yang menjadi titik prioritas, khususnya lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan.

“Selama proses pemulihan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara manual. Dishub DKI akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang yang menjadi titik prioritas dan berpotensi mengalami kepadatan,” pungkas Rano.