
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Pengukuhan Pengurus MUI tingkat kota dan kabupaten administrasi se-DKI Jakarta Masa Khidmat 2025�2030 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (11/8/2026).(Sumber: jakarta.go.id)
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjaga kondusivitas, kerukunan, dan keberagaman kehidupan masyarakat Ibu Kota.
Pesan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI tingkat kota/kabupaten administrasi se-DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8).
Pramono menilai MUI memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menciptakan kehidupan sosial dan keagamaan yang aman, nyaman, tenteram, serta damai di Jakarta.
"Kami sungguh berharap bahwa MUI DKI Jakarta yang posisinya sangat strategis akan sangat membantu Pemerintah DKI Jakarta untuk membuat kehidupan keagamaan dan juga sosial masyarakat menjadi aman, nyaman, tenteram, damai," ujar Pramono.
Menurut Pramono, keberadaan organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam membangun suasana Jakarta yang teduh sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan terus memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menjalankan dan mengembangkan berbagai kegiatan keagamaan.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan persiapan Jakarta menyambut momentum 500 tahun. Salah satu program yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta adalah penyediaan 1.000 Al-Qur'an yang nantinya diserahkan kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan khataman dan tadarus.
Pramono berharap kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan MUI dapat terus diperkuat sehingga Jakarta tetap menjadi kota yang aman, teduh, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI DKI Jakarta Muhammad Faiz Syukron Makmun mengapresiasi perhatian Pramono terhadap kegiatan keagamaan di Jakarta.
Menurut Gus Faiz, kepemimpinan Pramono menunjukkan perhatian terhadap berbagai kelompok agama melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang berlangsung di Ibu Kota.
Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang mendapat perhatian pemerintah, termasuk penyelenggaraan haul ulama dan habaib Betawi.
"Selama kepemimpinan Bapak Pramono Anung, itu merasakan betul ya, perhatian dari hati oleh Bapak Gubernur kepada semua kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk membangun Indonesia Raya ini, membangun manusia yang adil dan beradab, membangun badan dan juga membangun rohani," kata Gus Faiz.
Ia berharap MUI DKI Jakarta dapat terus menjalankan perannya sebagai sarana perjuangan umat sekaligus menjadi rumah besar yang mampu mengayomi seluruh masyarakat di Jakarta.
Pengukuhan pengurus MUI tingkat kota/kabupaten administrasi se-DKI Jakarta tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan para ulama dalam menjaga kerukunan serta membangun kehidupan masyarakat Jakarta yang semakin harmonis.
Info Detak.co | Rabu, 12 Agustus 2026 
