Pramono: Pembangunan JPO Tendean Ditarget Bulan Ini
Sejumlah pejalan kaki melintas menggunakan fasilitas Pelican Crossing di Jalan Kapten Tendean, Jakarta, Selasa (04/08/2026). | Foto: Hanung Hambara

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean di Jakarta Selatan dapat dimulai pada bulan ini. Pembangunan tersebut diharapkan segera rampung agar masyarakat kembali memiliki akses penyeberangan yang aman dan nyaman.

Pramono mengatakan saat ini proses pembangunan JPO Tendean masih berada pada tahap persiapan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pekerjaan konstruksi dapat segera dimulai dalam waktu dekat.

"Sekarang sedang dalam persiapan. Mudah-mudahan dalam satu bulan ini kita sudah bisa memulai dan segera menyelesaikan JPO yang ada di Tendean," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/8).

Ia menegaskan pembangunan JPO Tendean tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembiayaan proyek tersebut akan memanfaatkan skema alternatif non-APBD melalui mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

"Untuk membangun JPO-nya menggunakan dana KLB. Jadi tidak menggunakan dana APBD," katanya.

Selama proses pembangunan berlangsung, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan fasilitas penyeberangan sementara berupa pelican crossing yang kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Untuk JPO Tendean, seperti yang saya sampaikan begitu kejadian, kita buka penyeberangan pelican crossing dan sekarang sudah berjalan," jelas Pramono.

Sebelumnya, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan memastikan pelican crossing di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, telah beroperasi sejak 28 Juli. Fasilitas tersebut dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk mengatur waktu penyeberangan pejalan kaki sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di lokasi.