
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan sekitar 97% dari 40 program kerja telah tuntas dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung.
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan sekitar 97% dari 40 program kerja telah tuntas dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung. Ia menyebut hanya tiga program yang belum rampung karena membutuhkan waktu penyelesaian lebih panjang.
Dalam acara “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah” di Jakarta Selatan, Rano menjelaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penyusunan program berbasis APBD baru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, masih memfokuskan perhatian pada tiga persoalan utama, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan.
Terkait banjir, Pemprov DKI berupaya melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung dan mengajak warga terdampak untuk bekerja sama agar penanganan dapat berjalan optimal. Menurutnya, tanpa kolaborasi masyarakat, persoalan banjir sulit diselesaikan.
Untuk mengatasi kemacetan, Pemprov memperluas layanan transportasi melalui program Transjabodetabek. Rano menegaskan pemerintah tidak mungkin menambah ruas jalan baru, sehingga strategi yang ditempuh adalah penambahan armada serta perluasan jalur dengan menggandeng pemerintah daerah penyangga.
Sementara dalam penanganan kemiskinan, Pemprov DKI mengklaim telah menyalurkan subsidi dalam jumlah besar bagi warga yang membutuhkan. Ia menyatakan komitmen untuk terus mengevaluasi dan menjalankan program secara bertahap selama periode kepemimpinan lima tahun.
Di akhir sambutannya, Rano menyampaikan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada warga Jakarta, seraya menekankan bahwa pembenahan kota sebesar Jakarta membutuhkan waktu dan proses yang tidak instan.
Info Detak.co | Sabtu, 21 Februari 2026 
