Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Ribu Selama Uji Coba
Foto: istimewa

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap menggelar uji coba operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai bagi masyarakat. Uji coba tersebut menjadi tahap awal sebelum layanan rute baru ini resmi beroperasi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, masyarakat nantinya dapat menjajal perjalanan menggunakan LRT dengan tarif khusus selama masa uji coba. Tarif yang ditetapkan sebesar Rp8 ribu.

Pramono menyebut dirinya telah meminta jajaran terkait untuk segera melakukan uji coba di lapangan. Durasi pelaksanaan uji coba juga tengah dipersiapkan.

"Sekarang ini saya sudah meminta untuk di lapangan dilakukan uji coba. Dan saya segera memutuskan sampai dengan kapan. Saya segera minta untuk secara khusus waktunya berapa lama uji coba ini, tarifnya adalah Rp8," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/8).

Untuk mendukung pelaksanaan uji coba, Pemprov DKI Jakarta kini menyiapkan landasan hukum berupa Peraturan Gubernur (Pergub). Pramono mengatakan aturan tersebut akan segera diterbitkan dan ditandatangani.

Menurutnya, Pergub diperlukan untuk menjadi dasar penerapan tarif khusus selama masa uji coba LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.

"Pergubnya saya akan segera keluarkan, tandatangani karena untuk menentukan itu kan harus ada Pergubnya. Pergubnya yang mengatur Rp8," kata Pramono.

Rute LRT yang menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai tersebut dinilai dapat memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta. Jalurnya melewati sejumlah kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, antara lain Kelapa Gading, Velodrome, Pramuka, hingga Manggarai.

Pramono berharap keberadaan layanan tersebut dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan alternatif mobilitas bagi warga Jakarta.

Tak hanya mempersiapkan operasional LRT, Pemprov DKI juga akan melakukan penataan kawasan di sepanjang jalur tersebut. Penataan akan disertai dengan penghijauan agar ruang di sekitar infrastruktur LRT tidak didominasi beton.

"Saya pengen di atasnya ada LRT, di bawahnya adalah menjadi daerah yang tidak hanya beton aja, tetapi dihijaukan dengan tanaman yang ada dan kami segera memulai untuk itu," tuturnya.

Pemprov DKI Jakarta memastikan persiapan operasional LRT Jakarta terus dilakukan agar layanan tersebut dapat memberikan akses transportasi yang lebih mudah, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat.