
Foto: istimewa
JAKARTA - Video yang memperlihatkan benda mencurigakan di sekitar Gunung Anak Krakatau viral di media sosial. Benda berwarna putih dan berbentuk memanjang di permukaan laut itu dinarasikan sebagai kapal yang diduga terbalik dan dikaitkan dengan hilangnya lima jurnalis serta tiga kru kapal di perairan Anak Krakatau.
Video tersebut diunggah akun Instagram @andrearamadhaan. Rekaman diambil menggunakan drone dari kawasan Gunung Anak Krakatau pada Minggu (13/9/2026).
Dalam rekaman, tampak sebuah benda berwarna putih dengan bentuk memanjang berada di permukaan laut. Dari udara, benda tersebut terlihat seperti objek yang dalam posisi terbalik.
“Apakah itu sebuah kapal terbalik? Saya juga bertanya-tanya,” ujar Andrea dalam video.
Andrea menyebut keberadaan benda tersebut baru disadarinya setelah dia kembali melihat hasil rekaman drone. Dia menjelaskan bahwa lokasi pengambilan gambar berada di sekitar Gunung Anak Krakatau, tepatnya di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.
Informasi mengenai video tersebut kemudian ditindaklanjuti tim SAR. Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad mengatakan personel yang berada di KN SAR Tetuka melakukan pencarian di Sektor C, termasuk menuju area yang disebut dalam video viral tersebut.
Tim SAR mengerahkan sekoci dan sea rider untuk menyisir wilayah yang diinformasikan melalui media sosial.
“Menurunkan sekoci, menurunkan sea rider untuk melakukan searching dengan informasi yang didapatkan pada tanggal 13 yang beredar di Instagram,” kata Amrad di Pos SAR Nasional, Pantai Carita, Pandeglang, Selasa (15/9/2026).
Saat mendekati kawasan sekitar 500 meter dari Gunung Anak Krakatau, petugas kembali melakukan pemeriksaan menggunakan drone. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah benda yang terlihat dalam video memang berada di lokasi.
Namun, hasil pengecekan tim SAR tidak menemukan benda mencurigakan seperti yang terlihat dalam rekaman.
“Setelah mereka melakukan cross-check tentang informasi tersebut, itu hasilnya nihil,” ujar Amrad.
Basarnas memastikan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak masih terus dilakukan.
Pada hari ketujuh operasi pencarian, area yang telah disisir mencapai 3.962 nautical mile persegi. Wilayah pencarian tersebut dibagi menjadi lima sektor untuk memaksimalkan upaya pencarian.
Meski area pencarian telah diperluas, hingga Selasa (15/9/2026) belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan delapan orang yang masih dinyatakan hilang.
“Hasilnya nihil,” kata Amrad.
Tim SAR akan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Rabu (16/9/2026), yang menjadi hari kedelapan. Rencana pencarian selanjutnya akan disampaikan dalam evaluasi pada Rabu pagi
Info Detak.co | Selasa, 15 September 2026 
