CCTV Ungkap Detik-detik Anak Berusaha Kabur Sebelum Tewas di Bungalow Bali
Foto: istimewa

BADUNG - Polisi mengungkap isi rekaman CCTV dari bungalow di kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, yang menjadi lokasi ditemukannya tiga jasad pada Minggu (13/9/2026).

Rekaman kamera pengawas tersebut mengungkap rangkaian kejadian sebelum polisi menemukan jasad SDJ (56) bersama dua anaknya, ADS (6) dan LKS (4).

Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo Simatupang mengatakan, polisi mendapati adanya keributan di dalam bungalow yang kemudian disusul suara jeritan ADS.

Tak lama berselang, LKS terlihat berusaha melarikan diri. Anak perempuan tersebut tampak berlari di dalam bungalow ketika diduga dikejar oleh ayahnya.

"Jadi, dari visual CCTV kelihatan anaknya yang perempuan itu dilakukan pengejaran," kata Leonardo di Mapolda Bali, Selasa (15/9/2026).

Menurut Leonardo, LKS diduga berada dalam kondisi ketakutan saat berusaha menjauh dari ayahnya. Dalam rekaman, LKS bahkan terdengar mengucapkan kalimat "I love you, Daddy" berulang kali ketika berlari.

"Karena saat itu anaknya itu berlari-lari sampai dikejar-kejar, sampai menyampaikan 'I love you, Daddy, I love you, Daddy' gitu," ujarnya.

Upaya LKS untuk melarikan diri akhirnya terhenti setelah dirinya ditangkap dan dibawa ke kamar. Polisi menduga LKS kemudian menjadi korban berikutnya.

Rekaman CCTV selanjutnya memperlihatkan SDJ menuju bagian gudang. Polisi menduga pria asal Fremantle, Australia, itu mencari tali yang kemudian digunakan untuk mengakhiri hidupnya.

Sebelum melakukan aksi tersebut, SDJ diduga sengaja mengubah arah kamera CCTV yang berada di ruang tamu. Kamera tersebut disebut diturunkan sehingga tidak lagi merekam area yang sebelumnya terlihat.

"Kalau dari CCTV yang kita lihat bahwa ada kesengajaan suami juga untuk menurunkan CCTV yang ada di ruang tamu," tutur Leonardo.

Ketiga jasad kemudian ditemukan pada Minggu (13/9/2026). SDJ ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian terali jendela, sedangkan kedua anaknya ditemukan tergeletak di lantai bungalow.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Penyelidikan juga dilakukan guna mengungkap motif serta rangkaian kejadian yang mendahului ditemukannya tiga jasad tersebut.