
Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Rakyat Kalimantan Timur (DPW GR Kaltim) bersama Dewan Pimpinan Daerah Kutai Kartanegara (DPD Kukar) menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran permukiman di Loa Ipuh, Tenggarong, Rabu (14/10/2026) kemarin.
Kegiatan kemanusiaan tersebut turut dihadiri oleh mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, sebagai salah satu tokoh masyarakat Tenggarong, serta sejumlah pengurus Gerakan Rakyat dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota, seperti Ketua DPD Samarinda, Suriansyah dan Ketua DPD Kutai Kartanegara, Ambo Ase.
Ketua DPW Gerakan Rakyat Kaltim, Andi Nasir menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga pasca kebakaran.
“Adapun penyerahan bantuan seperti, air minum dalam kemasan, pakaian baru untuk kebutuhan sehari-hari, dan pakaian bekas layak pakai,” ucap Andi.
Andi berharap penyaluran bantuan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.
“Ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan yang kami siapkan, yaitu bantuan sosial untuk bencana atau musibah kebakaran di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Menurut Ketua RT setempat, Muhammad Akhiar peristiwa kebakaran diduga bermula akibat korsleting listrik. “Pada awal mulanya, sekitar pukul 11.45 malam atau menjelang pukul 12, api sudah mulai muncul. Dugaan awalnya karena korsleting listrik,” ungkap Akhiar.
Akhiar menyebut dampak dari musibah kebakaran mencakup 11 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian 43 jiwa, serta 2 orang anak usia 4 dan 7 tahun dilaporkan meninggal dunia.
Pasca kebakaran, warga bersama pengurus lingkungan berencana meningkatkan langkah pengamanan melalui kegiatan ronda sebagai antisipasi menjaga keamanan lingkungan.
“Warga terdampak masih sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Bantuan berupa sembako menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diprioritaskan,” tutupnya.
Info Detak.co | Jumat, 16 Oktober 2026 
