Habiburokhman Minta Ketua BEM UGM Laporkan Dugaan Teror ke Polisi
�Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, untuk segera membuat laporan polisi terkait dugaan teror yang dialaminya.

JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, untuk segera membuat laporan polisi terkait dugaan teror yang dialaminya. Menurutnya, laporan resmi diperlukan agar aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti dan mengusut pelaku.

Habiburokhman menegaskan pihaknya meyakini pelaku teror bukan berasal dari pendukung Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan menyebut sejumlah pendukung Prabowo juga mengaku menerima ancaman serupa dan diminta turut melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menduga ada pihak ketiga yang berupaya memecah belah masyarakat dengan menciptakan situasi tidak kondusif. Ia mengingatkan agar semua pihak waspada terhadap upaya adu domba yang dapat mengganggu persatuan.

Sebelumnya, Tiyo menyampaikan teror mulai diterima sejak 9 Februari, berupa pesan dari enam nomor luar negeri yang berisi ancaman penculikan hingga pembukaan aib pribadi. Ia juga mengaku sempat mengalami penguntitan oleh orang tak dikenal saat berada di sebuah kedai pada 11 Februari. Meski sempat dikejar, orang tersebut berhasil melarikan diri.