Humanies Sayangkan Pembatalan Program Sekolah Aman Asap di Palangka Raya

JAKARTA-Humanies Project menyayangkan pembatalan Program “Sekolah Aman Asap” di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

“Setiap anak berhak belajar dalam lingkungan yang aman dan sehat. Atas dasar itu, Humanies Project menginisiasi program “Sekolah Aman Asap” untuk mendukung perlindungan kesehatan anak di tengah ancaman kabut asap,” bunyi keterangan tertulis yang diterima Minggu 1 November 2026.

Program ini, lanjut keterangan Humanies Project, disusun sesuai dengan Pedoman Penyelenggaraan Sekolah Aman dari Kabut Asap yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2015.

“Kami menyayangkan pembatalan Program Sekolah Aman Asap di Palangka Raya serta permintaan penarikan fasilitas yang telah disalurkan, mengingat pentingnya perlindungan kesehatan siswa. Sebuah inisiatif perlindungan kesehatan anak di tengah ancaman kabut asap,” lanjut Humanies Project.

“Kami menghormati kewenangan dan ketentuan administratif dalam penyelenggaraan pendidikan. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang dan tidak mengorbankan hak siswa atas lingkungan belajar yang aman dan sehat,” pungkas Humanies Project.

Keterangan tertulis dari Humanies Project tersebut merespons surat dari SKH Negeri 1 Palangka Raya tertanggal 27 Oktober 2026 kepada Yayasan Huma Inisiatif Indonesia tentang pembatalan penerimaan bantuan sekolah aman asap.