Ini Tampang Pembunuh Mozza, Gadis 19 Tahun yang Ditemukan Tinggal Kerangka
Foto: istimewa

SEMARANG - Misteri hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (19), perempuan asal Semarang, akhirnya terungkap. Polisi menangkap seorang pria berinisial MPDA yang diduga sebagai pelaku pembunuhan korban di kediamannya di Kabupaten Blora.

MPDA diketahui merupakan teman dekat Mozza dan disebut sempat bertemu dengan korban tiga hari sebelum korban dinyatakan hilang. Polisi kemudian melakukan penelusuran terhadap keberadaan pelaku hingga memperoleh informasi bahwa MPDA pernah tinggal di sebuah rumah kos di kawasan Sriwijaya, Kelurahan Tegalsari, Kota Semarang.

Meski MPDA telah meninggalkan tempat kos tersebut, penyidik tetap melanjutkan penelusuran dengan menggali keterangan dari sejumlah rekan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, MPDA mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap Mozza.

"Pelaku mengaku telah membunuh Mozza pada 25 Juni 2025, atau tiga hari sebelum orang tua korban resmi membuat laporan kehilangan di kepolisian pada 28 Juni 2025," ujar Bodia, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku disebut membungkus jasad korban menggunakan karung. Jasad tersebut kemudian dibuang ke kawasan lereng Tol Jangli, Tembalang, Kota Semarang.

Setelah lebih dari satu tahun sejak korban dilaporkan hilang, keberadaan Mozza akhirnya ditemukan pada Jumat (5/9). Kondisi jasad korban saat ditemukan telah menjadi kerangka.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari petunjuk baru yang diperoleh penyidik dari perangkat elektronik milik korban. Perangkat tersebut diketahui masih terhubung dengan akun media sosial korban.

Orang tua Mozza memberikan informasi tersebut kepada polisi beberapa minggu lalu. Petunjuk itu kemudian menjadi titik awal bagi penyidik untuk kembali mendalami kasus hilangnya korban yang telah berlangsung selama sekitar satu tahun.

"Setahun ini kami melaksanakan penyelidikan terkait orang hilang. Beberapa minggu lalu kami dapat petunjuk baru dari orang tua korban, ada perangkat elektronik yang masih tersambung dengan media sosial korban, dari situ penyelidikan bermula," kata Bodia.

Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan serangkaian penyelidikan hingga mengarah kepada MPDA. Penangkapan pelaku sekaligus membuka kembali rangkaian peristiwa yang menyebabkan Mozza menghilang sejak Juni 2025.

Polisi masih mendalami motif pembunuhan serta rangkaian kejadian secara keseluruhan untuk melengkapi proses penyidikan.