
Rumah tersebut menjadi lokasi ditemukannya brankas berisi 74 kilogram emas batangan serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing. | Foto: Istimewa
JAKARTA - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengakui bahwa rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, yang digeledah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri merupakan miliknya. Rumah tersebut menjadi lokasi ditemukannya brankas berisi 74 kilogram emas batangan serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing.
Pengakuan tersebut disampaikan Febrie melalui kuasa hukumnya setelah rumah di kawasan Perumahan Golf Hijau, Sentul, digeledah tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya dalam penyidikan dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara PT Asabri, pengadaan batu bara PLN, serta PT Krakatau Steel.
Meski membenarkan kepemilikan rumah tersebut, pihak Febrie membantah bahwa emas, uang tunai, maupun barang berharga lain yang ditemukan di dalam brankas merupakan milik kliennya. Kuasa hukum menyatakan aset yang disita penyidik bukan milik Febrie Adriansyah dan akan memberikan penjelasan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Sebelumnya, Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto mengungkapkan penyidik menemukan sebuah brankas tersembunyi di balik dinding rumah tersebut. Setelah berhasil dibuka, brankas itu berisi tujuh koper yang menyimpan emas batangan dan uang tunai.
"Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi 7 koper. Yang pertama 74 kilogram emas batangan. Kemudian USD 4.767.300. Kemudian SGD 14.083.800. Kemudian Rp 100 juta. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp476 miliar," kata Totok.
Selain emas dan uang tunai, penyidik turut menyita sejumlah dokumen, telepon genggam, serta foto keluarga yang ditemukan di lokasi penggeledahan.
"Kami juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk handphone, kemudian beberapa foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas. Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan," ujar Totok.
Sementara itu, terkait beredarnya foto keluarga Febrie yang disebut ditemukan di rumah tersebut, Polri menyatakan masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterkaitannya dengan penyidikan yang sedang berlangsung.
"Saat ini masih didalami," kata Totok saat dimintai tanggapan mengenai foto yang diduga menampilkan Febrie Adriansyah bersama keluarganya di rumah tersebut.
Info Detak.co | Jumat, 10 Juli 2026 
