
Ilustrasi | Foto: istimewa
JAKARTA - Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial IK, peserta program pemagangan di Jepang, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di Kota Ootake, Prefektur Hiroshima. Jenazah IK kini dalam proses pemulangan ke Indonesia.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah mengatakan jenazah IK telah diberangkatkan dari Hiroshima menuju Tokyo sebagai bagian dari persiapan pemulangan ke Tanah Air.
“Jenazah almarhum saat ini telah diberangkatkan dari Hiroshima menuju ke Tokyo untuk persiapan pemulangan ke Indonesia,” ujar Heni dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).
IK dilaporkan meninggal akibat kecelakaan kerja yang terjadi pada 2 September 2026. Korban diketahui merupakan pemegang izin tinggal dalam program Technical Intern Training Program (TITP) dan telah menjalani pemagangan di Jepang sejak Juni 2024.
Heni menjelaskan kecelakaan terjadi ketika IK terjepit mesin pembuat cat di tempat kerjanya. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan otoritas setempat untuk mengetahui kronologi serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.
“Korban mengalami kecelakaan setelah terjepit mesin pembuat cat. KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah melakukan koordinasi secara intensif dengan Kepolisian Kota Ootake, Prefektur Hiroshima, dan pihak-pihak terkait,” kata Heni.
Menurut dia, perwakilan pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan pihak berwenang di Jepang maupun instansi terkait di Indonesia untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai ketentuan.
Koordinasi tersebut mencakup komunikasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kepolisian Ootake, Pemerintah Prefektur Hiroshima, organisasi penerima program magang, serta pihak terkait lainnya.
“Kemlu melalui KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kepolisian Ootake, Prefektur Hiroshima, organisasi penerima, serta pihak terkait lainnya guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik, termasuk pemenuhan hak-hak almarhum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Heni.
Pemerintah Indonesia juga memastikan pendampingan terhadap proses pemulangan jenazah IK hingga tiba di Tanah Air. Sementara itu, penyelidikan mengenai kecelakaan kerja yang menewaskan IK masih berlangsung di Jepang.
Info Detak.co | Jumat, 04 September 2026 
