
SURABAYA-Masih ada penyandang disabilitas yang belum mendapatkan jaminan kesehatan berupa BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran dan intervensi bantuan berupa Program Keluarga Harapan atau Bantuan Langsung Tunai Sementara.
Dimas Saputra warga Kelurahan Kemayoran Kecamatan Krembangan yang telah berusia 21 tahun harus dicoret dari kepesertaan BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh perusahaan orang tua karena telah menginjak usia 21 Tahun. Namun belum bisa melanjutkan ke jenjang dunia kerja karena keterbatasan yang dimilikinya.
Kader PDIP Surabaya Achmad Hidayat yang mendapatkan laporan dari Kader Surabaya Hebat langsung mendatangi rumah Dimas Saputra untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan dari keluarga.
“Yang jelas jaminan kesehatan adalah prioritas kami usulkan agar bisa dicover oleh JKN - PBI , selanjutnya juga pernah dilakukan Survey terkait usulan sepatu adaptif namun belum terealisasi semoga dapat segera diberikan”, kata Achmad Hidayat
Dirinya juga menceritakan kepada keluarga bahwa Pemerintah Kota Surabaya yang dipimpin Walikota Eri Cahyadi menggelar Job Fair bagi penyandang disabilitas tanggal 25 hingga 26 November 2025 di Gedung Wanita Chandra Kencana, Surabaya. Ada 285 peluang kerja yang ditawarkan.
“Kami berharap agar Kota Surabaya semakin ramah terhadap penyandang disabilitas, bahwa itu akan menjadikan kita sebagai kota yang maju dan indah dalam harmoni”, tegas Achmad Hidayat
Ia juga berterimakasih atas responsifnya jajaran Kader Surabaya Hebat yang mau dengan mengedepankan kasih sayang dan tanggung jawab kemanusiaan untuk juga memperhatikan apa yang menjadi hak-hak para penyandang disabilitas.
Info Detak.co | Sabtu, 29 November 2025 
