
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, aktivis KontraS.
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, aktivis KontraS. Melalui Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir pada Jumat (13/3/2026), pihak kepolisian menjamin bahwa kasus ini akan diusut secara tuntas. Meskipun penanganan utama berada di Polres Jakarta Pusat, tim dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri telah diturunkan untuk memberikan dukungan penuh (back-up).
Metode Penyelidikan dan Kondisi Korban Polri berkomitmen menjalankan proses hukum secara profesional dengan mengedepankan pendekatan ilmiah atau crime science investigation. Hingga Sabtu (14/3/2026), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa:
-
Pemeriksaan Saksi: Dua orang warga di lokasi kejadian telah dimintai keterangan.
-
Kesehatan Korban: Andrie Yunus saat ini sedang dalam perawatan intensif dengan diagnosis luka bakar mencapai 24% di bagian tubuhnya.
Kronologi Berdasarkan Bukti Digital Berdasarkan olah TKP dan rekaman CCTV pada Kamis malam (12/3/2026) di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, terlihat dua pria berboncengan motor melakukan putar balik secara tiba-tiba untuk menyiramkan air keras saat berpapasan dengan korban. Dalam rekaman tersebut, korban terdengar berteriak histeris menahan panas yang luar biasa hingga pakaiannya koyak dan kulitnya melepuh. Warga yang datang menolong sempat memastikan identitas korban yang mengonfirmasi bahwa dirinya adalah anggota KontraS.
Himbauan dan Jaminan Keamanan Pihak kepolisian mengajak masyarakat yang memiliki informasi tambahan mengenai rangkaian peristiwa ini untuk segera melapor. Polri menjamin keamanan dan perlindungan penuh bagi para saksi yang bersedia memberikan keterangan demi mengungkap dalang di balik aksi keji ini.
Info Detak.co | Sabtu, 14 Maret 2026 
