Kelas Pengurus DPD Gerakan Rakyat Jaktim: Konsolidasi dan Penguatan Kapasitas Menuju Pemilu 2029

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Jakarta Timur (Jaktim) menggelar agenda Kelas Pengurus dengan tema "Bersama Membangun Kekuatan" selama dua hari di Kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada 25-26 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut diadakan guna memperkuat kapasitas kepengurusan, meningkatkan pemahaman organisasi, serta membangun soliditas dan kesamaan langkah dalam menjalankan perjuangan Gerakan Rakyat menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Ketua DPD Gerakan Rakyat Jaktim, Adiatma Effendi menyampaikan mengenai pentingnya penguatan kapasitas pengurus, konsolidasi organisasi, serta komitmen bersama dalam membangun Gerakan Rakyat di Jakarta Timur.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid memaparkan Pancakarya sebagai landasan dalam membangun dan memperkuat organisasi. Ia mendorong para pengurus agar dapat menjalankan program organisasi secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Arahan penguatan organisasi juga disampaikan oleh Ketua DPW Gerakan Rakyat DKI Jakarta, M. Taufan dengan menekankan pentingnya menjaga kesamaan visi dan soliditas antarpengurus.

Memasuki paparan materi, para peserta menerima pembekalan dari jajaran Wakil Ketua Umum, di antaranya Yusuf Lakaseng membawakan materi soal "Memahami Negara Demokrasi", membahas pemahaman mengenai demokrasi dan kehidupan bernegara.

Kemudian Iwan Roberto, membawakan "Tata Kelola Organisasi", menekankan pentingnya manajemen organisasi, pembagian tugas, koordinasi, serta pelaksanaan tanggung jawab kepengurusan.
 
Selanjutnya dari Tri Bagus Subekti dengan menyampaikan materi "Branding Gerakan Rakyat", sebagai upaya memperkuat identitas, citra, dan komunikasi organisasi agar semakin dikenal masyarakat.

Sesi akhir acara ditutup oleh pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelas Pengurus, serta Ikrar Kelas Pengurus sebagai peneguhan komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi.

Melalui Kelas Pengurus ini, DPD Gerakan Rakyat Jaktim berharap seluruh pengurus DPD dan DPC semakin memahami peran serta tanggung jawabnya, mampu menerapkan tata kelola organisasi secara baik, dan memperkuat kerja nyata maupun aksi sosial di tengah masyarakat.