
�Kementerian Sosial Republik Indonesia secara simbolis menyerahkan bantuan paket usaha ayam petelur kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya menerima bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).
JAKARTA - Kementerian Sosial Republik Indonesia secara simbolis menyerahkan bantuan paket usaha ayam petelur kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya menerima bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH). Penyerahan dilakukan dalam kegiatan kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih Dukuhrejo bersama program PKH dan sembako di Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi graduasi dan pemberdayaan agar KPM mampu mandiri secara ekonomi. Kemensos mendorong para penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga menjadi anggota koperasi desa sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan.
Sebanyak 70 KPM menerima paket bantuan berupa kandang ayam tiga tingkat, 24 ekor ayam usia siap bertelur, 50 kilogram pakan, serta vitamin dengan total nilai sekitar Rp5,7 juta per paket. Setiap keluarga diproyeksikan mampu menghasilkan rata-rata 1,5 kilogram telur per hari, dengan sebagian dijual melalui koperasi dan sebagian untuk konsumsi keluarga.
Dengan skema tersebut, setiap keluarga berpotensi memperoleh tambahan penghasilan sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per hari atau minimal Rp500 ribu per bulan. Seluruh program Kemensos disebut berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan ketepatan sasaran.
Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan Kemensos untuk mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program akan diuji coba di sejumlah daerah sebagai model pengentasan kemiskinan berbasis koperasi desa.
Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dalam percepatan pengentasan kemiskinan. Ia menyebut pembentukan BP Taskin merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat koordinasi kebijakan pengentasan kemiskinan secara terintegrasi.
Info Detak.co | Minggu, 15 Februari 2026 
