
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani.
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyebut banjir terparah di Jakarta Barat disebabkan oleh kiriman air dari wilayah Tangerang. Rani mempertanyakan apakah aliran banjir dari daerah penyangga tersebut dapat dialihkan sebelum memasuki Jakarta.
“Ya memang seperti yang kita ketahui dan lihat bersama banjir di Jakarta yang terparah hampir karena kiriman dari kota-kota penyangga sekitar Jakarta, misal seperti Bogor dan kali di Tangerang,” kata Rani saat dihubungi, Sabtu (24/1/2026).
Rani menilai persoalan banjir seharusnya menjadi perhatian bersama antara Jakarta dan daerah penyangga. Menurutnya, Jakarta tidak seharusnya terus-menerus menanggung dampak banjir kiriman tanpa adanya solusi bersama.
“Karena itu permasalahan banjir sebaiknya dipikirkan solusinya bersama-sama, jangan juga selalu hanya jadi beban Jakarta, apa antisipasi yang bisa kita lakukan bersama sehingga tidak ada lagi istilah banjir kiriman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rani mempertanyakan kemungkinan mengalihkan aliran air dari wilayah hulu sebelum sampai ke Jakarta. Ia mengusulkan agar air dialirkan ke waduk atau danau yang dapat menampung limpahan air akibat curah hujan tinggi.
“Sebelum dikirim ke Jakarta apa mungkin bisa dialihkan pengiriman tersebut ke waduk/danau atau apa gitu sejenisnya yang bisa menampung air akibat curah hujan yang cukup tinggi,” ucapnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Jakarta Barat menjadi wilayah yang terdampak banjir paling parah di Ibu Kota. Ia menyebut kondisi tersebut disebabkan oleh kiriman air dari daerah hulu, khususnya dari Tangerang dan Tangerang Selatan.
“Kenapa Jakarta Barat paling parah? Yang pertama karena memang kiriman dari hulunya. Kali ini kiriman datang dari Tangerang, Tangerang Selatan, dan sekitarnya,” kata Pramono saat meninjau lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).
Info Detak.co | Minggu, 25 Januari 2026 
