
Sesi dialog interaktif menjadi salah satu momen paling dinamis dalam Kelas Kader Partai Gerakan Rakyat (PGR) yang digelar di Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas di Desa Purbayasa, Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026).
Salah satu peserta menyampaikan pertanyaan langsung kepada Ketua Umum PGR, Sahrin Hamid, “Kenapa PGR mencalonkan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2029?”
Ketum Sahrin menjawab dengan gamblang, menjelaskan akar sejarah partai ini. Ia mengingatkan bahwa Partai Gerakan Rakyat lahir dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat, yang sebelumnya berawal dari perkumpulan relawan-relawan perubahan. Ormas tersebut dibentuk untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Anies Baswedan adalah lokomotif perubahan. Beliau mengusung agenda perubahan yang menjadi antitesa dari penguasa saat itu. Kami yakin bahwa melalui agenda-agenda perubahan yang diusungnya, Anies Baswedan akan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Ketum Sahrin.
Ia menambahkan bahwa ikatan historis yang kuat serta kesamaan visi tentang keadilan sosial menjadi alasan utama. Oleh karena itu, Partai Gerakan Rakyat secara resmi telah menyatakan komitmennya untuk mencalonkan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Sahrin juga menegaskan bahwa keputusan ini selaras dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden. Dengan demikian, setiap partai politik peserta pemilu berhak mencalonkan calon presiden dan wakil presidennya.
“Pada tahap ini, Partai Gerakan Rakyat sedang fokus mengurus aspek legalitas. Kami sedang menyelesaikan dokumen-dokumen di tingkat desa/kelurahan, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat di Kementerian Hukum,” jelasnya.
Penjelasan tersebut disambut antusias oleh peserta. Banyak kader yang hadir merasa semakin yakin dengan arah perjuangan partai yang berbasis pada semangat gotong royong dan perubahan.
Acara Kelas Kader yang diikuti 635 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus 35 DPD Kapupaten/Kota dan anggota Gerakan Rakyat se-Jawa Tengah itu sebelumnya juga membahas sejarah Gerakan Rakyat, Panca Dharma sebagai karakter partai, serta lima prinsip dalam menjalankan organisasi. Kegiatan ditutup dengan penyerahan Sertifikat Kader Gerakan Rakyat.
Dengan semangat yang semakin menguat, para kader di Purbalingga diharapkan siap menjadi garda terdepan dalam membangun Partai Gerakan Rakyat yang benar-benar berpihak kepada rakyat menuju 2029.
Info Detak.co | Rabu, 15 April 2026 
