
BAGANA Gerakan Rakyat dan Yayasan Kausa Resiliensi Indonesia (YKRI) berkolaborasi untuk memperkuat implementasi program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kesepakatan keduanya dilakukan dalam rapat koordinasi di Sekretariat BAGANA Gerakan Rakyat, Menara 165, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan tersebut mematangkan strategi, rencana kerja sama, dan sosialisasi program SPAB guna meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Dihadiri oleh Ketua BAGANA Gerakan Rakyat, Elfahmi A Noor Azis beserta jajaran, serta perwakilan YKRI yakni Kurnia Hakim dan Asep Koswara.
Kolaborasi kedua lembaga ini berfokus pada sejumlah agenda strategis mitigasi bencana di satuan Pendidikan, meliputi pelaksanaan edukasi, pelatihan, dan penyamaan persepsi mengenai SPAB melalui modul yang mudah dipahami oleh siswa, guru, serta tenaga kependidikan.
Selain itu, penguatan kapasitas fasilitator dan relawan dengan memadukan keahlian teknis serta pengalaman lapangan dari kedua belah pihak. Kemudian, pemetaan dan identifikasi wilayah sasaran prioritas dengan membutuhkan intervensi kesiapsiagaan secara cepat dan terukur.
Elfahmi menjelaskan bahwa memasuki usia satu tahun pada Agustus 2026, BAGANA Gerakan Rakyat terus menjalankan mandat penanggulangan bencana dari fase pra, saat, hingga pasca bencana, termasuk aksi respons bencana terakhir di Aceh Tamiang.
“Bahwa bidang pendidikan bagi kami menjadi prioritas, selain itu juga bidang kesehatan dan mitigasi, dimana untuk mitigasi ini ada beberapa penjabaran lebih detailnya,” jelas Elfahmi.
Sementara dari pihak YKRI, Kurnia Hakim memaparkan SPAB merupakan program nasional untuk melindungi warga serta fasilitas sekolah, berlandaskan Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019, UU Nomor 24 Tahun 2007, dan Perka BNPB Nomor 4 Tahun 2012.
Ia menyoroti minimnya pemahaman SPAB di tingkat daerah menjelang tenggat kerangka kerja komprehensif pada 2030, sehingga penyebarluasan informasi secara masif, termasuk melalui program podcast milik BAGANA Gerakan Rakyat menjadi langkah penting.
Asep menambahkan SPAB berfungsi menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar dalam kondisi normal maupun darurat, sekaligus mendesak perlunya pembekalan tim pendamping akibat masih rendahnya literasi kebencanaan di sekolah.
“Yayasan Kausa Resiliensi Indonesia (YKRI) tercatat aktif terlibat dan mendampingi program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), seperti pada pendampingan sekolah dan sosialisasi bersama BPBD DKI Jakarta, sejak tahun 2023,” tutur Asep.
Info Detak.co | Kamis, 13 Agustus 2026 
