Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Menteri Agus Andrianto Tekankan Jabatan Sebagai Teladan Etika
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

JAKARTA - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menegaskan bahwa jabatan publik bukan sekadar posisi administratif, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk menjadi teladan dalam etika kerja dan pengabdian. Pesan tersebut disampaikan dalam momen pelantikan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum. Menteri Agus mengingatkan agar setiap pejabat menjalankan amanah dengan profesionalisme dan integritas tinggi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (7/4/2026), beliau menyatakan, "Saya berharap jabatan yang diemban tidak hanya menjadi posisi administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam etika kerja dan pengabdian kepada masyarakat."

Acara pelantikan yang berlangsung pada Rabu (1/4/2026) tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Imipas, Silmy Karim, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi lainnya. Menteri Agus menekankan bahwa seluruh elemen di kementeriannya wajib menyinergikan program kerja dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui program Asta Cita. Fokus utama dari setiap aksi jajaran Kementerian Imipas harus berorientasi pada perlindungan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, serta penegakan keadilan sosial yang nyata di lapangan.

Kehadiran dua pejabat baru ini diharapkan mampu memperkuat soliditas internal kementerian sekaligus memicu inovasi dalam pelayanan publik. Menteri Agus mendorong adanya kolaborasi yang lebih erat antar-direktorat guna menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas. Beliau memungkasi sambutannya dengan memberikan semangat kepada para pejabat yang baru dilantik: "Semoga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus menjaga soliditas, memperkuat kolaborasi, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."