
Polda Metro Jaya memastikan pelaksanaan peringatan May Day 2026 di wilayah Jakarta pada Jumat (1/5/2026) berjalan aman dan terkendali.
JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan pelaksanaan peringatan May Day 2026 di wilayah Jakarta pada Jumat (1/5/2026) berjalan aman dan terkendali. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa aksi massa yang terpusat di tiga titik utama—yaitu Monas (May Day Fiesta), Gedung DPR/MPR, dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta—berlangsung tertib tanpa gangguan keamanan yang berarti.
Kepolisian mengapresiasi para elemen buruh yang melakukan penyampaian aspirasi secara kondusif dan dialogis. Dalam aksi tersebut, perwakilan massa telah diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR RI untuk menyerahkan poin-poin tuntutan secara formal.
Pencegahan Potensi Kerusuhan
Meski secara umum situasi kondusif, pihak kepolisian berhasil melakukan langkah preventif terhadap kelompok yang diduga berniat menciptakan kerusuhan. Berikut poin-poin penting hasil penindakan:
-
Pengamanan Massa: Polisi mengamankan 101 orang (rentang usia 20-30 tahun) yang diduga akan melakukan tindakan anarkis.
-
Penyitaan Barang Bukti: Ditemukan sejumlah barang berbahaya berupa bom molotov, senjata tajam, serta dokumen rencana serangan.
-
Dokumen Rencana Serangan: Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan adanya temuan dokumen rundown serangan yang sangat detail. Dokumen tersebut menjadwalkan waktu "serbuan" atau serangan terhadap petugas dan fasilitas publik secara per jam.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan selama pengamanan tetap mengedepankan sisi humanis melalui deteksi dini. Terkait 101 orang yang diamankan, pihak kepolisian akan memulangkan mereka segera setelah proses pemeriksaan intensif selesai dilakukan. Langkah ini diambil untuk memastikan hak berekspresi para buruh tetap terlindungi tanpa tercederai oleh aksi provokatif kelompok luar.
Info Detak.co | Sabtu, 02 Mei 2026 
