
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan jumlah lubang di ruas Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat kini tersisa sekitar 2.500 titik dari sebelumnya mencapai 7.000 titik.
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan jumlah lubang di ruas Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat kini tersisa sekitar 2.500 titik dari sebelumnya mencapai 7.000 titik. Hal tersebut disampaikan usai meninjau langsung kondisi jalan di Kabupaten Indramayu.
Dody memastikan sebelum arus mudik Lebaran, sebagian besar ruas jalan ditargetkan sudah bebas lubang (pothole-free). Saat ini, penanganan difokuskan pada metode patching atau penambalan cepat guna menjamin kelancaran serta keselamatan perjalanan pemudik.
Selain perbaikan sementara, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga juga menyiapkan program overlay (pelapisan ulang) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement (beton) di titik-titik kritis, khususnya pada segmen sepanjang 100 kilometer menjelang perbatasan Jawa Tengah.
Dody juga menekankan pentingnya normalisasi muara sungai dan perbaikan sistem drainase di sepanjang Pantura Barat, termasuk di aliran Sungai Citarum, Ciliwung, dan Cisadane. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah genangan dan banjir rob yang dapat mempercepat kerusakan jalan.
Ia menambahkan, Kementerian PU telah menyiapkan pompa di titik rawan banjir serta membangun posko bersama antara tim jalan dan tim sumber daya air untuk penanganan cepat jika terjadi genangan. Seluruh jajaran Kementerian PU disebut akan bersiaga penuh selama periode mudik guna memastikan kondisi jalan tetap aman dan fungsional.
Info Detak.co | Senin, 02 Maret 2026 
