
JAKARTA - AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) untuk masa bakti 2026-2030. Senator asal Jawa Timur itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-IV PB.MI yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat, 10 April 2026.
Munas secara resmi dihadiri dan dibuka oleh Wakil Ketua Umum II KONI Pusat masa bakti 2023–2027 Mayjen TNI (Purn.) Soedarmo. Usai terpilih, LaNyalla bersama jajaran pengurus harian juga dikukuhkan oleh Soedarmo.
Keputusan aklamasi tersebut mencerminkan dukungan penuh dari seluruh Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia terhadap kepemimpinan LaNyalla untuk melanjutkan program pembinaan dan pengembangan organisasi ke depan.
Dalam sambutannya usai terpilih, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan serta menegaskan fokus ke depan pada penguatan organisasi dan prestasi atlet.
“Fokus kita memperkuat tata kelola, menjaga soliditas, dan meningkatkan prestasi atlet. Seluruh Insan Muaythai Indonesia harus menjunjung integritas dan bergerak dalam satu komando,” ujar LaNyalla, Jumat (10/4/2026).
Ia juga mengingatkan seluruh elemen Muaythai Indonesia untuk menjaga integritas serta tidak memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi. PB.MI, lanjutnya, dalam AD/ART hasil perubahan, yang sebelumnya dilakukan dalam Musyawarah Luar Biasa usai Rapat Kerja Nasional, telah membentuk Badan Yudisial yang terdiri dari Komite Disiplin, Komite Banding, dan Komite Etik untuk menegakkan aturan secara tegas.
Selain itu, LaNyalla mengajak seluruh jajaran organisasi untuk kembali fokus pada program strategis, termasuk pembinaan atlet dan persiapan menghadapi berbagai ajang penting seperti Pekan Olahraga Nasional Beladiri, Kejuaraan Nasional 2026, serta persiapan menuju SEA Games Malaysia 2027.
Munas IV PB.MI menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk membawa Muaythai Indonesia semakin berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Soedarmo mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya kembali LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia menilai kepemimpinan LaNyalla mendapat dukungan kuat dan solid dari seluruh daerah.
“Proses aklamasi yang cepat menunjukkan soliditas organisasi. Ini modal penting untuk membawa Muaythai terus berkembang dan berprestasi,” ujarnya.
Soedarmo menegaskan bahwa Muaythai Indonesia harus mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa di kancah dunia.
“Kegiatan ini luar biasa. Saya memberikan penghargaan kepada seluruh peserta, pengurus, dan pengprov yang hadir dengan penuh dedikasi dan pengorbanan. Namun, semangat itu harus sejalan dengan pembinaan yang terarah. Outputnya jelas, yaitu melahirkan atlet Muaythai yang mampu menjadi juara dunia,” tegasnya.
Dia juga berharap Muaythai dapat berkontribusi dalam peningkatan prestasi Indonesia di ajang multievent dunia, termasuk Olimpiade.
“Kita berharap Muaythai ke depan bisa menyumbangkan prestasi di Olimpiade, termasuk menuju Australia 2032. Ini sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong Indonesia masuk peringkat 10 dunia. Muaythai harus ambil bagian dalam mewujudkan target tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Soedarmo menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antara pengurus pusat dan daerah. “Bangun soliditas dan sinergitas antara pengurus pusat dan pengprov. Jika itu terjaga, saya yakin Muaythai akan menjadi cabang olahraga yang disegani, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Munas dengan agenda tunggal pemilihan Ketua Umum PB.MI dapat diselenggarakan dengan mengacu kepada hasil perubahan AD/ART yang memungkinkan terhadap kepengurusan di akhir tahun masa bakti, dapat langsung menggelar Munas pemilihan tanpa harus mengikuti tenggat waktu 30 hari undangan sebelum hari pelaksanaan. Selama dimintakan langsung oleh Anggota.
AD/ART hasil perubahan sebelumnya telah disahkan dalam forum tertinggi, yakni Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) atas permintaan Anggota yang dimintakan di dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas). (*)
Info Detak.co | Sabtu, 11 April 2026 
