
Pemerintah terus menunjukkan langkah progresif dalam mewujudkan visi besar Asta Cita, khususnya pada poin keempat yang berfokus pada penguatan sektor pendidikan, sains, teknologi, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
JAKARTA – Pemerintah terus menunjukkan langkah progresif dalam mewujudkan visi besar Asta Cita, khususnya pada poin keempat yang berfokus pada penguatan sektor pendidikan, sains, teknologi, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam semangat tersebut, negara menilai pentingnya upaya edukasi yang masif guna menekan angka kebodohan di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai bentuk konkret dari komitmen itu, program Sekolah Rakyat siap diluncurkan secara nasional. Inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan gerakan kolaboratif lintas kementerian dan lembaga yang secara langsung menyasar akar persoalan sosial.
Sekolah Rakyat dirancang sebagai sarana strategis untuk memutus rantai kemiskinan dan keterbatasan pendidikan yang selama ini dihadapi sebagian anak bangsa. Program ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif.
Dalam peluncuran resminya, pemerintah mengusung tema “Peluncuran Sekolah Rakyat” dengan tagline “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara”. Pesan utama dari tagline tersebut menegaskan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa memandang kondisi ekonomi, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.
Sekolah Rakyat diproyeksikan menjadi fondasi baru dalam pembangunan SDM Indonesia. Hal ini sejalan dengan pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, yang menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Sekolah Rakyat harus menjadi tulang punggung pembangunan SDM nasional, terutama di wilayah tertinggal. Ini merupakan investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Sultan.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dan memimpin prosesi peluncuran program ini. Kehadirannya tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga mencakup peninjauan langsung terhadap fasilitas pembelajaran serta sarana dan prasarana sekolah bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah rencana Presiden Prabowo untuk berinteraksi langsung dengan para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Presiden akan masuk ke ruang kelas dan memberikan sesi pengajaran singkat sebagai simbol bahwa pendidikan menjadi prioritas utama pemerintahannya.
Selain rangkaian acara resmi, peluncuran Sekolah Rakyat juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan edukatif yang melibatkan siswa-siswi. Penampilan tersebut meliputi atraksi Polisi Cilik, Paduan Suara Generasi Harapan, serta pementasan teater.
Drama bertajuk “Harapan Itu Bernama Sekolah Rakyat” akan menggambarkan kehidupan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan perubahan besar yang mereka alami setelah mendapatkan akses pendidikan melalui program ini.
Acara puncak Peluncuran Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung pada 12 Januari 2026 dan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru. Masyarakat luas juga dapat menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan tersebut melalui siaran langsung di platform detikcom.
Info Detak.co | Kamis, 08 Januari 2026 
