PM Malaysia Anwar Ibrahim Telepon Jokowi, Bahas Erupsi Gunung dan Kabut Asap Indonesia
Presiden ke-7 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat melakukan pertemuan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1/2023). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mendapat telepon dari Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat tengah berada di Penang, Malaysia. Keduanya berbincang dan bertukar kabar melalui sambungan telepon pada Minggu (6/9) pagi.

Momen percakapan tersebut dibagikan Jokowi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video yang diunggah, Jokowi tampak berbincang dengan suasana santai dan beberapa kali tertawa saat berkomunikasi dengan Anwar.

Jokowi diketahui berada di Penang untuk menghadiri agenda dialog perdamaian. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Anwar atas perhatian dan doa yang diberikan untuk Indonesia.

"Terima kasih, sahabat saya, Perdana Menteri Malaysia, Yang Mulia Dato' Seri Anwar Ibrahim @anwaribrahim_my, atas perhatian dan doa untuk Indonesia. Senang dapat berbicara dan saling bertukar kabar pagi tadi," tulis Jokowi dalam unggahannya.

Jokowi juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat bertemu secara langsung dengan Anwar selama berada di Penang.

"Mohon maaf karena belum dapat bertemu langsung di Penang," tulisnya.

Menurut Jokowi, kedekatan Indonesia dan Malaysia tidak hanya tercermin dalam hubungan diplomatik kedua negara. Ia menilai Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan sebagai bangsa serumpun dengan kedekatan sejarah, budaya, dan persaudaraan.

"Hubungan Indonesia dan Malaysia lebih dari sekadar hubungan dua negara. Kita adalah bangsa serumpun yang memiliki sejarah, budaya, dan persaudaraan yang begitu dekat," ungkap Jokowi.

Dalam unggahan terpisah, Anwar Ibrahim mengungkapkan bahwa dirinya menghubungi Jokowi sebelum menghadiri Malaysia Agriculture, Horticulture and Agrotourism Exhibition (MAHA) 2026.

"Pagi ini sebelum ke MAHA 2026, saya sempat menghubungi sahabat lama yang juga mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang kini berada di Pulau Pinang untuk menghadiri Penang Peace Dialogue," tulis Anwar.

Anwar menjelaskan dirinya tidak dapat menemui Jokowi secara langsung karena harus menghadiri agenda MAHA 2026 yang telah dijadwalkan. Dalam kegiatan tersebut, ia dijadwalkan bertemu dengan petani, peternak, peladang, dan komunitas agro.

Meski tidak dapat bertemu langsung, Anwar mengatakan komunikasi dengan Jokowi berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Ia juga menyampaikan solidaritas kepada masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi sejumlah bencana.

"Kami bertukar kabar dalam suasana yang penuh keakraban. Saya juga menyampaikan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Indonesia menyusul bencana gunung berapi serta tantangan kabut asap yang sedang dihadapi," tulis Anwar.

Anwar turut menegaskan kedekatan Malaysia dan Indonesia tidak sebatas hubungan antarnegara. Menurutnya, kedua negara merupakan bangsa serumpun yang memiliki sejarah, budaya, dan ikatan persaudaraan yang kuat.

Percakapan melalui telepon tersebut menjadi bentuk komunikasi hangat kedua tokoh di tengah kunjungan Jokowi ke Penang dan agenda Anwar di Malaysia.