
Foto: istimewa
DENPASAR - Kepolisian memburu dua warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan asusila di halaman rumah warga di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Aksi dua WNA tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kemudian beredar luas di media sosial. Polisi menyebut lokasi kejadian berada di area permukiman, tepatnya di dekat pintu pagar sebuah rumah warga.
Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan hasil pengecekan di lapangan memastikan rekaman yang viral tersebut diambil di halaman rumah warga.
"Dari tayangan video terlihat seorang WNA laki-laki dan seorang WNA perempuan melakukan tindakan asusila di dekat pintu pagar rumah warga," kata Ayu, Senin (24/8).
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 18.29 WITA. Saat itu, pemilik rumah berinisial NKW (47) hendak menghaturkan sesajen di depan kediamannya.
Namun, NKW justru terkejut saat mendapati dua WNA berada di halaman rumahnya dan melakukan tindakan tidak senonoh. Saksi sempat meneriaki keduanya, tetapi teguran tersebut tidak dihiraukan.
NKW kemudian masuk ke rumah dan memberitahukan kejadian tersebut kepada kerabatnya.
Menurut keterangan saksi, aksi tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Setelah itu, kedua WNA meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki.
Saksi lainnya, IWS (47), mengaku sempat berpapasan dengan kedua WNA ketika mereka memasuki gang menuju rumahnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, WNA laki-laki saat itu terlihat mengenakan celana pendek berwarna hitam, sedangkan WNA perempuan mengenakan pakaian dalam berwarna biru. Keduanya kemudian masuk ke halaman rumah warga dan sempat mengamati kondisi sekitar.
Setelah merasa situasi aman, kedua WNA tersebut kembali ke arah pintu pagar. Aksi asusila kemudian kembali terjadi sekitar pukul 18.36 WITA dengan posisi yang berbeda.
Polisi menyatakan tidak ada kerugian materiil maupun nonmateriil yang dialami pemilik rumah. Namun, pemilik rumah merasa halaman kediamannya perlu menjalani upacara pembersihan karena dianggap telah tercemar akibat kejadian tersebut.
Menindaklanjuti peristiwa itu, kepolisian berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mengidentifikasi keberadaan kedua WNA.
Dari hasil identifikasi awal berdasarkan rekaman CCTV, WNA laki-laki diduga merupakan warga negara Australia. Sementara identitas WNA perempuan masih dalam proses penelusuran.
"Unit Reskrim Polsek Kuta Utara melakukan upaya identifikasi lanjutan guna mengungkap para terduga pelaku serta menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Ayu.
Polisi masih melakukan pencarian terhadap kedua WNA tersebut untuk memastikan identitas, keberadaan, serta dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan.
Info Detak.co | Senin, 24 Agustus 2026 
