
Ketua Umum Sahrin Hamid mengungkapkan pertumbuhan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat berlogo kentongan secara signifikan mencapai 36 ribu anggota dengan rata-rata pendaftaran mencapai minimal 100 orang per hari.
“Kita sudah hampir menyentuh 36 ribu anggota, setiap hari rata-rata pendaftar DNAGR atau daftar nomor anggota gerakan rakyat adalah paling kurang 100 orang per hari,” ujar Sahrin di Kantor Sekretariat DPP, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (23/5/2026).
Merespons tren positif tersebut, Sahrin menginstruksikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk bergerak masif mengajak masyarakat bergabung.
“Maka oleh karena itu DPW, DPD, DPC yang telah terbentuk strukturnya mulai mengajak orang untuk mendaftar menjadi anggota,” imbaunya.
Sahrin pun meminta pengurus di lapangan untuk aktif membantu masyarakat dalam proses registrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) secara digital melalui situs resmi organisasi.
“Daftar jadi anggota sederhana cukup mencatat tiga tulis nomor KTP tulis nomor WA dan tulis nama lengkap ataupun upload KTP maka nanti akan mendapatkan KTA,” jelas Sahrin.
Lebih lanjut, Sahrin menginstruksikan bahwa ormas Gerakan Rakyat harus memanfaatkan fleksibilitas hukumnya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial. Strategi itu diklaim efektif untuk menjaga eksistensi dan pergerakan organisasi di tengah masyarakat.
“Kita hidupkan ormas ini untuk berlakukan kegiatan-kegiatan sosial karena kalau partai politik di luar masa kampanye tidak bisa berkegiatan tapi kalau ormas bisa menggelar aksi sosial, seperti aksi donor darah, kegiatan di tempat ibadah maupun sarana pendidikan,” tuturnya.
Info Detak.co | Jumat, 29 Mei 2026 
