
Foto: istimewa
BANJARMASIN - Tim penyelam gabungan berhasil membuka akses menuju sejumlah kamar penumpang di bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Dari ruang-ruang tersebut, tim menemukan sejumlah jasad korban yang masih terjebak di dalam kapal.
Akses menuju kamar penumpang dibuka dengan memecahkan kaca jendela kapal. Langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan penyelam menjangkau korban yang berada di dalam ruangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan area badan kapal menjadi fokus utama pencarian pada hari ke-10 operasi SAR.
Menurut Putu, sejumlah korban telah terlihat berada di dalam kamar penumpang. Namun, sebagian belum dapat dievakuasi karena diduga terjepit oleh bagian kapal.
“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi enggak bisa,” ujar Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa malam.
Ia mengatakan upaya evakuasi terhadap korban yang masih terjebak akan kembali dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lokasi.
Tim penyelam gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Sebelumnya, pada Selasa pagi, tim penyelam berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal. Namun, proses evakuasi terhadap korban lainnya sempat terkendala kondisi air yang semakin keruh dan arus laut yang menguat.
“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat,” kata Putu.
Operasi penyelaman dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu pagi hingga sore. Tim SAR berharap kondisi cuaca dan arus laut lebih mendukung sehingga proses evakuasi dapat dilakukan secara maksimal.
Pencarian akan diprioritaskan pada kompartemen kapal, terutama kamar penumpang kelas ekonomi dan eksekutif. Setelah itu, tim akan mempertimbangkan pencarian di area kendaraan yang berada di dalam kapal apabila kondisi dinilai aman bagi penyelam.
Putu menjelaskan posisi kendaraan di dalam kapal saat ini tidak beraturan dan sebagian saling bertindih akibat posisi bangkai kapal yang sudah tidak normal.
“Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas,” ujarnya.
Hingga Selasa pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat sebanyak 126 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 18 orang meninggal dunia. Sementara itu, 117 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Info Detak.co | Rabu, 23 September 2026 
